Blogger Anti Sosial
Masyarakat zaman sekarang boleh dilabelkan sebagai anti sosial.

Asik berkepit sahaja dengan smartphone atau tablet walaupun waktu itu sedang berkumpul atau lepak dengan teman-teman.

Adakah mereka ini anti sosial atau tidak menghargai masa yang sedia ada untuk diluangkan bersama teman-teman yang mungkin banyak dihabiskan dilaman sosial berbanding jumpa face to face.

Menurut sumber Wikipedia (Bahasa Indonesia)

Perilaku anti sosial (dengan atau tanpa tanda penghubung) adalah perilaku yang kurang pertimbangan untuk orang lain dan yang dapat menyebabkan kerusakan pada masyarakat, baik sengaja atau melalui kelalaian, karena bertentangan dengan perilaku pro-sosial, perilaku yang membantu atau bermanfaat bagi masyarakat.

Budaya Anti Sosial Merebak
Tidak dapat dinafikan, Bro juga kadangkala ter”anti-sosial” tanpa disedari, atau tersengaja.

Mungkin sebab dah terbiasa buat kerja menggunakan smartphone – check email, reply msj klient etc (yang dirahsiakan) Menyebabkan Bro kenkadang nampak macam anti sosial.

Blogger Anti Sosial?

Rasanya, kebanyakan blogger yang Bro temui tiada yang anti sosial. Ramah semacam pun ada juga.

Mungkin yang dianggap anti sosial itu, agak susah ditemui kot. Lebih selesa tak jumpa dari berjumpa. Kalau dah boleh keluar dan berjumpa, rasanya kita tak boleh anggap dia sebagai anti sosial.

Betul tak?

Mungkin mereka hadap smartphone sewaktu berjumpa untuk update laman sosial mereka – facebook, instagram, twitter etc tentang pertemuan mereka dengan rakan blogger. Siapa yang tahu kan?

Gadis Blogger Blog O'Rama

Tengok…!!!

Ada nampak mereka macam blogger yang anti sosial?

Menurut Kathleen Stassen Berger, sikap anti sosial sering dipandang sebagai sikap dan perilaku yang tidak mempertimbangkan penilaian dan keberadaan orang lain ataupun masyarakat secara umum di sekitarnya.

Suatu tindakan antisosial termasuk dalam tindakan sosial yang berorientasi pada keberadaan orang lain atau ditujukan kepada orang lain, meskipun tindakan-tindakan tersebut memiliki makna subjektif bagi orang-orang yang melakukannya.

Tindakan-tindakan antisosial ini sering kali mendatangkan kerugian bagi masyarakat luas sebab pada dasarnya si pelaku tidak menyukai keteraturan sosial (social order) yang diinginkan oleh sebagian besar anggota masyarakat lainnya.

Sumber : Softilmu.

Bicara Bro : Kadangkala, kata-kata yang kita ucapkan walaupun dalam nada berjenaka mampu melukakan hati seseorang.

Itu baru berjenaka, belum lagi….

Jemput Follow Bro Framestone di Facebook ! Instagram ! Twitter